CMS (Content Management System)

Kabar gembira untuk kita semua. Kita? Aku aja kali kamu engga. Yes akhirnya belajar lagi Pemrograman Web. Favorit aku banget inimah. Cuma tugas pelajaran ini yang bisa bikin aku semangat ngerjain nya. Bahkan seringnya, mungkin setiap kali ada tugasnya selalu aja engga tidur sampe pagi. Kalo kata temen pkl aku si Ardy a.k.a Barjoe *jangan gr siah aku nulis ngaran ente disini* “Ningali hasil kerja keras nepi ka teu sare sok bangga pisan enya ge teu sempurna” translate to Indonesian “Liat hasil kerja keras sampe gak tidur, suka bangga banget walau gak sempurna”. Ini banget da emang.

Berhubung peraturan sekarang di pelajaran Pemrograman Web ada aturan baru yaitu setiap ngerjain tugasnya di blog *YES* sekarang aku mau kerjain tugas yang pertama. Tugas yang pertama guru aku kasih yaitu tentang CMS. Kita hajar yuk eh astagfirullah kita bahas..

Pengertian CMS

Apa sih CMS? Sebenernya baru denger. Padahal tiap posting di WordPress namanya CMS. Menurut para ahli CMS (CONTENT MANAGEMENT SYSTEM) dapat diartikan sebuah teknologi baru yang masih asing bagi sebagian orang yang dapat membawa kesuksesan untuk setiap web. CMS dapat diartikan sebuah sistem yang digunakan untuk mengelola isi sebuah web secara dinamis. CMS adalah sebuah sistem yang memberikan kemudahan kepada para pengguna dalam mengelola dan mengadakan perubahan isi sebuah website dinamis tanpa sebelumnya dibekali pengetahuan tentang hal-hal yang bersifat teknis. Dengan demikian setiap orang, penulis, maupun editor, setiap saat dapat menggunakannya secara leluasa untuk membuat, menghapus atau bahkan memperbaharui isi website tanpa campur tangan langsung dari pihak webmaster.  Menurut umum CMS adalah suatu sistem yang dibuat dengan menggunakan teknologi, dalam hal ini skrip berbasis server, database server dan webserver oleh seorang yang mempunyai kemampuan memprogram web yang sangat baik agar pengelolaan website itu dapat dilakukan oleh siapa saja sehingga content web dapat selalu dinamis.

Manfaat CMS

  • Manajemen data
    Ini merupakan fungsi utama dari CMS. Semua data/informasi baik yang telah ditampilkan ataupun belum dapat diorganisasi dan disimpan secara baik. Suatu waktu data/informasi tadi dapat dipergunakan kembali sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, CMS juga mendukung berbagai macam format data, seperti XML, HMTL, PDF, dll., indexing, fungsi pencarian, dan kontrol terhadap revisi yang dilakukan terhadap data/informasi. Untuk menggunakan CMS biasanya pengetahuan tentang bahasa pemrograman tidaklah terlalu dibutuhkan, karena semua proses berjalan dengan otomatis (WYSIWYG). Begitupula dengan proses ‘update’, dapat dilakukan dengan cepat sehingga menjamin kemutakhiran informasi yang ditampilkan.

 

  • Mengatur siklus hidup website
    Banyak CMS memberikan fasilitas kepada para penggunanya untuk mengelola bagian atau isi mana saja yang akan ditampilkan, masa/waktu penampilan dan lokasi penampilan di website. Tak jarang sebelum ditampilkan, bagian atau isi yang dimaksud terlebih dahulu di-review oleh editor sehingga dijamin kevaliditasannya.

 

  • Mendukung web templating dan standarisasi
    Setiap halaman website yang dihasilkan berasal dari template yang telah terlebih dahulu disediakan oleh CMS. Selain dapat menjaga konsistensi dari tampilan secara keseluruhan, para penulis dan editor dapat berkonsentrasi secara penuh dalam melaksanakan tugasnya menyediakan isi website. Bila isi telah tersedia, maka proses publikasi dapat berjalan dengan mudah karena sudah ada template sebelumnya. Beberapa bagian dari website biasanya telah ditetapkan sedemikian rupa sehingga tidak dapat diubah begitu saja. Hal ini dilakukan untuk memberikan standarisasi kepada seluruh bagian dari website.

 

  • Personalisasi website
    Sekali sebuah isi ditempatkan ke dalam CMS, isi tersebut dapat ditampilkan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan dari penggunanya. Terlebih lagi dengan kelebihan CMS yang dapat memisahkan antara desain dan isi, menyebabkan proses personalisasi dapat berjalan dengan mudah.

 

  • Sindikasi
    Sindikasi memberikan kemungkinan kepada sebuah website untuk membagi isinya kepada website-website yang lain. Format data yang didukung juga cukup variatif mulai dari rss, rdf, xml hingga ‘backend scripting’. Sama halnya dengan personalisasi, sindikasi juga dapat dilakukan dengan mudah karena isi dan desain telah dibuat terpisah.

 

  • Akuntabilitas
    Oleh karena CMS mendukung alur kerja dan hak akses yang jelas kepada para penggunanya, data/informasi yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Setiap penulis ataupun editor memiliki tugas masing-masing dengan hak akses yang berbeda-beda pula. Dengan demikian setiap perubahan yang terjadi di website dapat ditelusuri dan diperbaiki seperlunya dengan segera.

CMS pada prinsipnya dapat dipergunakan untuk berbagai macam keperluan dan dalam berbagai kondisi, seperti untuk:
a. Mengelola website pribadi.
b. Mengelola website perusahaan/bisnis.
c. Portal atau website komunitas.
d. Galeri foto, dan lain sebagainya.
e. Forum.
f. Aplikasi E-Commerce.
g. Dan lain-lain.

Fungsi CMS

  • Fungsi pembuatan isi (content creation)

Dalam bagian ini fungsi dibuat agar diarahkan untuk mampu menangani pengisian informasi secara mudah dan efisien, dimana seorang penulis informasi tidak perlu menggunakan tag HTML dalam membuat sebuah halaman web.

  • Fungsi manajemen isi (content management)

Dalam bagian ini fungsi dibuat untuk mengatur pusat isian, baik penampilan data yang sudah atau belum terpakai sehingga dalam proses penampilan informasinya menjadi mudah.

  • Fungsi menerbitkan isi untuk ditampilkan (publishing)

Dalam bagian ini fungsi dibuat untuk memuat fleksibilitas dan pengembangan halaman web yang dihasilkan. tampilan (Layout) halaman dispesifikasikan melalui sebuah halaman dengan pola yang telah disediakan (template)

  • Fungsi penampil isi (presentation)

Dalam bagian ini fungsi dibuat untuk menampilkan isi terhadap informasi yang telah tersimpan untuk ditampilkan di atas browser.

Kelebihan dan Kekurangan CMS

  • Kelebihan
  • Waktu pembuatan website cepat, karena tidak menulis kode dan merancang database.
  • Isi website bisa diubah oleh orang yang tidak menguasai pemrograman web (HTML, PHP, CSS, JS, dll).
  • Banyak CMS yang tersedia gratis dan open source.
  • Banyak tersedia ekstensi (modul, template, dll) untuk penambahan fitur dengan cepat.
  • Kekurangan
  • Bentuk dan fitur website mirip dengan website yang lain yang dibuat dengan CMS yang sama.
  • Fitur dan fungsi website terbatas, tidak 100% sesuai dengan keinginan pemilik website.
  • Terbatasnya editing kode HTML ataupun PHP.
  • Untuk website kecil penggunaan CMS terlalu berlebihan, dan untuk website enterprise, menggunakan CMS fiturnya terlalu terbatas.

Penggolongan CMS

Karena disadari akan pentingnya CMS, banyak para pakar membuat aplikasi CMS dengan berbagai fitur handal yang ditawarkan, hal ini dapat di lihat dengan maraknya topik mengenai CMS di internet. Beberapa situs web yang mengkaji mengenai CMS di internet yaitu http://www.kyantonius.com, http://www.oscom.org, http://www.duniakita.net, dan http://www.steptwo.com. Oleh karena itu berdasarkan aplikasinya, CMS dibagi menjadi 2 golongan yaitu:

 

  1. CMS Komersil

Dibuat dan dikembangkan oleh perusahaan-perusahaan software yang menjalankan usahanya dengan motif mencari keuntungan. Beberapa aplikasi CMS yang ada di pasaran yang cukup terkenal yaitu STELLENT (Stellent Content Management Suite), VIGNETTE (V7Content Management Suite), INTERWOVEN (Team Site 6.0.)

 

  1. CMS Open source

Dibuat dan dikembangkan oleh sekelompok orang atau perusahaan yang intinya memberikan sebuah alternatif murah dan terjangkau kepada para pengguna. Tersedia secara gratis dan dapat dipergunakan sesuai dengan kebutuhan tanpa ada batasan. CMS jenis ini juga memberikan akses kepada penggunanya untuk mengetahui kode-kode pemograman yang disertakan, sehingga memudahkan pengguna memodifikasi CMS di masa-masa yang akan datang.

Kelebihan CMS jenis ini, yaitu kode pemrograman terbuka untuk umum, sehingga apabila ada bugs, para pengguna dapat saling bahu-membahu dalam hal melacak dan memberikan dukungan teknis dan non-teknis kepada yang membutuhkan.

Beberapa jenis aplikasi CMS Open Source yang ada dipasaran seperti ZOPE (Content Management Framework), OPEN CMS (Open CMS), POSTNUKE (Post Nuke), PHP Nuke, MAMBO OPEN SOURCE (Mambo Open source).

 

Arsitektur CMS

untitled.jpg

Macam-macam CMS

  1. Joomla

CMS joomla ini merupakan cms yang powerful. Karena itu, para webmaster menggunakannya untuk website yang sedikit rumit dan kompleks seperti company profile perusahaan, web sekolah maupun toko online. Meskipun menggunakan wordpress juga bisa, namun bagi client yang menginginkan webnya lebih dinamis tentu saja lebih memilih joomla karena tidak hanya mudah dalam pengaturan konten saja, namun joomla juga memudahkan dalam pengaturan menu-menunya maupun ekstensi yang diperlukan. Joomla pertama kali di rilis dengan versi 1.0 pada 17 September 2005sampai sekarang sudah vrsi 3.2 . Setiap versi Joomla yang baru adalah merupakan versi penyempurnaan dari versi-versi sebelumnya, dengan interface dan fitur-fitur yang ditambahkan.

  1. WordPress

WordPress merupakan CMS yang berbasis blog. CMS ini paling digemari karena disamping user friendly, konon katanya menggunakan CMS wordpress memudahkan dalam optimasi search engine atau SEO. WordPress menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database mysql. Meskipun berbasis blog, namun banyak juga pengguna yang menggunakannya sebagai toko online, web forum, maupun web company profile. Ini dikarenakan banyak pengembang wordpress yang menciptakan extensi atau fitur-fitur yang bisa memungkinkan pengguna membuat web sesuai dengan keinginan. Selain berguna buat blog dan toko online, bagi anda yang menginginkan webnya dilengkapi dengan forum wordpress merupakan pilihan yang lengkap, karena wordpress juga menyediakan CMS yang bisa digunakan untuk membangun web forum dinamakan BBPpress.

 

  1. Drupal

Sama seperti cms lainnya, bersifat terbuka dan dapat bebas di download dibawah lisensi GPL sehingga pengguna bisa bebas mempublish sesuai dengan keinginannya. Namun, menurut beberapa pemakai bawa CMS drupal ini agak sulit untuk pengguna baru. Drupal sempat menjadi CMS terbaik pada tahun 2008, dan Runer UP pada tahun 2010. Sayang pada tahun-tahun berikutnya kalah dengan Joomla dan WordPress. Namun begitu, ada beberapa kelebihan dari Drupal dari CMS yang lain yaitu File size-nya yang ringan hanya 1 M dan 3,3M saat di extract, Instalasi yang mudah serta dukungan database selain MySQL. CMS ini cocok untuk situs-situs portal berita.

 

  1. Aura

Aura CMS merupakan cms buatan Indonesia. Namun, karena belum banyak yang mengembangkan CMS ini sehingga masih banyak kekurangannya. Di luncurkan pada tahun 2003, CMS mulai dari versi 1.0 kemudian dikembangkan sampa versi 1.6 pada tahun 2005.

 

  1. Prestashop

Prestashop adalah CMS yang khusus digunakan dalam membangun toko online. CMS PRESTASHOP dapat di install pada webhosting dengan spesifikasi antara lain : berbasis linux atau windows, PHP versi 5.0 keatas, apache versi 1.3 atau IIS6 keatas.

 

  1. Openchart

Sama dengan prestashop. Openchart adalah CMS khusus untuk toko online atau E commerce. Fitur-fiturnya lengkap,

 

  1. XOOPs

Kepanjangan dari XOOPs adalah Extensible Object Oriented Portal System. XOOPs dulu merupakan portal system namun pada perkembangannya berpindah jalur menjadi CMS. Menggunakan bahasa PHP, dan server Apache. XOPPs bisa digunakan untuk website blog, pendidikan, komunitas maupun toko online.

 

  1. CMS Moodle

CMS ini merupakan cms yang dikembangkan khusus untuk E learning. Biasanya digunakan ooleh website sekolah maupun web kursus online.

 

 

  1. Vbuletin

Vbuletin adalah cms berbasis komunitas yang powerful. CMS ini bersifat komersial dengan 2 versi yaitu classic dengan harga $195 dan publishing suite dengan harga $285.

 

  1. PHPBB

PhpBB merupakan software forum yang tertua dan paling banyak digunakan.

 

  1. Simple Machine Forums (SMF)

SMF merupakan CMS untuk membangun web forum yang bisa di download dengan gratis. SMF memungkinkan anda untuk bisa mencostumize templatenya sesuai dengan kebutuhan dan bisa terintegrasi dengan web utama. Software ini ditulis dengan menggunakan bahasa PHPdan MySQL sebagai databasenya.

 

Akhirnya. Sekian aku bahas tentang CMS hari ini. Sampai ketemu di postingan selanjutnya. Ngantuk.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s